Exclusive Interview Dix Music Entertainment (DIX.ME)

Exclusive Interview Dix Music Entertainment (DIX.ME)

Hasta – Bagi sebagian besar musisi, bermain musik bukan hanya sekedar hobby tapi juga sebuah peluang bisnis yang menjanjikan dengan membentuk sebuah band atau manajemen entertainment yang dibangun melalui konsep yang matang. Bogor memiliki banyak pilihan entertainment berkualitas yang bisa diandalkan, salah satunya adalah DIX ME, DIX Music Entertainment.

HES Friends, yuk kita simak bincang-bincang Hasta dengan DIX ME melalui sang owner yaitu Muhammad Al Ghazzali sesaat setelah mereka tampil untuk Hasta On The Spot Episode 6 yang lalu.

Hasta : Kapan Dix ME berdiri ?
Dix.ME : Awal mulai bermusik untuk wedding yaitu di tahun 2015. Tapi, memulai bermusik dengan nama resmi dix music entertaintment atau singkatnya dix.me tepatnya di tanggal 20 November 2017.
Hasta : Ceritain pengalaman saat awal mulai menjalankan Dix.me
Dix.ME : Dix.me mulai start di tahun 2015. Waktu itu kita belum begitu aware dengan brand dan nama panggung. Tapi setelah melihat perkembangan musik wedding khususnya di bogor, gue akhirnya berpikiran untuk membuat nama panggung yang catchy dan relate dengan band gue sebelumnya (Dixtionary) akhirnya tercetuslah Dix Music Entertainment dengan singkatan dix.me. Dari mulai wedding, event, gathering dan acara-acara lain di Bogor gue rintis bareng sahabat musik gue, Ditha. Kita berdua cuma bermodalkan networking masing-masing aja untuk dapat job atau cuma sekedar sharing dan jamming dengan temen-teman musisi juga vendor wedding di Bogor.
Hasta :   Saat PSBB selama beberapa bulan, apa aja yang dilakuin ?
Dix.ME :   Yang pasti tetap yakin, semangat dan optimis walau kita juga benar-benar stay at home selama 4 bulan. Lalu beberapa Job postponed bahkan cancel. Alhamdulilah mulai 2 bulan kemarin dix.me sudah bisa merasakan ngejob di venue dan juga live streaming performance. Lalu, di setiap job kita tetap utamakan  protokol kesehatan, mulai dari mic, alat musik, juga sound system yang kita gunakan kita sterilkan terlebih dahulu sebelum menuju venue juga saat sampai di venue. Pandemi ini juga bikin gue lebih aktif dan menjadikan dix.me berperan dalam terbentuknya Ikatan Pengusaha Jasa Musik Pernikahan Indonesia (IPAMI) untuk saling jaga sesama musisi wedding dan mencari jalan keluar bersama – sama terkait regulasi new normal buat para musisi wedding.
Hasta : Apa kiat dix.me dalam mengatur jadwal perform yang banyak ?
Dix.ME : Komunikasi yang baik dan saling mengingatkan sih intinya. Gue selalu keep update dengan tim internal dix.me. Jadi tim internal dix.me yaitu ivan dan Ditha saling bagi tugas, dan gue yang atur jadwal sama pemilihan player, merangkap stakeholder relation, ditha lebih ke kontrak dengan client juga stakeholder relation, ivan lebih ke tim lapangan dan yang handle jadwal technical meeting juga kebutuhan di venue. Jadi saling ngingetin kalau memang ada beberapa jadwal di hari yang sama, bentrok, atau masih kekurangan player.
Hasta : Apa harapan Dix Me di bisnis entertainment saat ini ?
Dix.ME : Harapannya bisnis ini bisa segera pulih dan kembali menjadi salah satu bisnis yang sangat diperhitungkan di industri bisnis musik indonesia, tentunya dengan berbagai macam penyesuaian ke arah yg lebih baik setelah pandemi ini berakhir. Amin
[Total: 0   Average: 0/5]